Perbaiki DPD, Alasan Jimly Asshiddiqie Jadi Calon Senator

Jimly Asshiddiqie/Net

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie punya alasan khusus ikut bertarung sebagai calon anggota DPD. Dia memiliki tekad untuk memperbaiki lembaga tinggi negara itu.

Menurut Jimly, sejauh ini, DPD belum maksimal menjalankan fungsinya, yakni fungsi pengawasan dan penganggaran. Pembenahan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang berada di luar partai politik.

"DPD itu harus diperbaiki dan dia non partai, makanya saya ke DPD," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/3).

Pengamatan Jimly, ada banyak yang harus diperbaiki dari DPD. Di antaranya adalah DPD belum sepenuhnya mewakili kepentingan daerah yang terdiri 34 provinsi itu.

"Orang DPR sendiri nggak punya kantor di provinsi. DPD punya. Tapi kan belum diefektifkan," tandas caleg DPD Dapil DKI nomor urut 32 ini.

Belum lagi, lanjut dia, hubungan yang kurang harmonis antara DPD dengan DPR RI. Utamanya dalam menjalankan fungsi pengawasan, dan anggaran.

"Selama ini kan berusaha untuk rebutan pekerjaan dengan DPR, jadinya tidak partnership dia, tidak bermitra. Jadi bermusuhan. Rata-rata orang DPR nggak suka begini. Di DPR itukan orang partai, dia harus partnership dengan tokoh-tokoh yang duduknya di DPD," bebernya.

Diyakini Jimly, dengan menjadi senator, dia bisa memperbaiki DPD. Namun untuk bisa melakukan itu, katanya, membangun komunikasi yang baik dengan partai-partai yang masuk ke DPR sangat penting.

Lebih lanjut Jimly mengaku, tak hanya ingin memperbaiki DPD, dirinya nyaleg juga karena ingin memperbaiki sistem ketatanegaraan dan nanti bisa menjadi fraksi terbesar di MPR. Misalkan, menjadikan DPD sebagai salah satu fraksi terbesar di MPR RI.

"Nah kalau misalnya kita bisa (menjadi fraksi terbesar di MPR), kita memperbaiki UUD melalui peran DPD, itukan baik, bagus sekali," lanjutnya.

Namun untuk melakukan perbaikan atas UUD 45, lagi-lagi Jimly bilang itu harus dibicarakan lebih jauh dengan para petinggi partai yang ada di DPR RI.

"Terserah bagaimana aspirasi dari kekuatan partai. Yang penting harus ada kepercayaan antara tokoh partai itu dengan tokoh non partai di DPD. Itu harus ada pembicaraan. Dan alhamdulillah saya kan dekat dengan semua partai, mudah untuk berdialog. Nggak ada masalah dengan semua partai," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Darmin Nasution: Inflasi Jika Tak Dikendalikan Bisa Tembus 4 Persen
Road To Senayan

Darmin Nasution: Inflasi Jik..

01 Juli 2019 16:22
Hitungan Internal, Caleg DPR Sri Kustina Unggul Di Dapil Sumsel II
Road To Senayan

Hitungan Internal, Caleg DPR..

25 April 2019 07:26
Rendhika D Harsono Yakin DKI Masih Kuat Pemilih PPP
Road To Senayan

Rendhika D Harsono Yakin DKI..

12 April 2019 14:22
Nina Nathalia: Doa Peserta Kampanye Akbar 02 Lebihi Bom Nuklir Sekalipun
Road To Senayan

Nina Nathalia: Doa Peserta K..

09 April 2019 10:57
Waketum Gerindra Ajak Warga Tanah Sareal Pilih Caleg Nomor 9
Road To Senayan

Waketum Gerindra Ajak Warga ..

08 April 2019 23:04
Idola Baru Itu Bernama Jansen Sitindaon
Road To Senayan

Idola Baru Itu Bernama Janse..

08 April 2019 09:27
Dion Hardi: Berkarya Akan Bikin Indonesia Kembali Berjaya
Road To Senayan

Dion Hardi: Berkarya Akan Bi..

05 April 2019 16:15
Achmad Hamid: Partai Berkarya Akan Wujudkan Kembali Swasembada Pangan
Road To Senayan

Achmad Hamid: Partai Berkary..

04 April 2019 22:59