Wahai Pemimpin

Selasa, 12 Februari 2019, 08:36 WIB

Azmi Syahputra/Dok

KERJA belum selesai, tugas mencekam berat
Pemimpin harus berani maju
Menumbuhkan harapan terus bergerak, semestinya bukanlah pemimpin, yang hanya memilih posisi  aman.....
Nyaman...
Apalagi menempatkan diri sebagai pengikut.

Wahai Pemimpin
Bersungguhlah
Bernyalilah
Menemukan jalan-jalan baru
Kuasai peta rakyatmu
Wilayah negerimu
Mengetahui kebenaran
Patut serta adil

Pemimpin bukanlah  robot...
Dikendalikan tombolnya
Atau wujud boneka patung...
Yang ikut patuh dibawa ke mana saja oleh pemilik kuasanya.

Pemimpin...
Kubisikkan kepadamu... Indonesiaku.. telah melanglang buana di jagad raya,
kini rindu dendam suci murni UUD 1945 menataKau jadi pemimpin pun, maka bawalah
Kulturny,
Birokrasinya
Teknologinya
Mentalnya
Dan martabatnya
Semua jua terukir di jagad raya

Apakah kau mau dan mampu bersungguh pegang amanah ini?
Kau mesti tegas
Namun tak boleh kejam...

Maka Tancapkan tuah bambu runcing merah putih di dada, Sumpah Palapa, dan keinginan luhur di sini
Di negeriku
tanah air Indonesia [***]



Azmi Syahputra
EDITOR:
Tag:

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019