OSO, begitu dia disapa, menyebut pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari kunjungan Presiden Jokowi ke Korsel, beberapa waktu lalu.
"Pertama presiden kita baru pulang dari sana telah menandatangani Memorandum of Understanding yang meningkatkan hubungan ekonomi," jelasnya.
Oso menjelaskan bahwa dalam MoU yang ditandatangani Jokowi itu terdapat klausul peningkatan investasi di tahun 2020 untuk membangunan daerah di Indonesia.
"Untuk tahun 2020 mencapai 30 miliar dolar dan beliau datang juga untuk mempertegas dan ingin menjajaki dalam investasi yang dapat menjalar ke daerah-daerah," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Moon Hee Sang menyebutkan, sebagai sesama negara berkekuatan menengah tentu Indonesia dan Korsel harus semakin mempererat hubungan.
Selain itu, Indonesia dan Korsel yang tergabung dalam kelompok MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia) untuk saling menguatkan posisi dan ekonomi.
"Saya berharap Indonesia ke depannya memegang peranan penting sebagai negara penting di MIKTA dan ASEAN," katanya.
[wid]