Diperlukan perubahan mindset dalam melihat sektor pariwisata, dimana sektor ini pantas dijadikan penghulu kebijakan dan lokomotif pembangunan.
Begitu disampaikan Teguh dalam sesi wawancara fit and proper test di DPD Partai Demokrat, Sabtu siang (21/5).
Di hadapan panelis yang dipimpin Majen (Purn) Ahmad Yani, Teguh mengatakan bahwa sektor pariwisata adalah instrumen yang pas untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jakarta. Sektor-sektor lain pendukung industri hospitality ini juga harus digerakkan, sehingga multiplier effect terjadi. Tenaga kerja yang terserap akibat perubahan mindset ini diyakini akan sangat tinggi dan signifikan.
"Komitmen menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan juga harus dilakukan dengan upaya massif mengkonservasi situs dan ritus juga narasi budaya yang amat banyak di Jakarta," kata Teguh yang juga mengajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan LSPR Jakarta.
"Kasarnya, setiap pengkolan punya cerita tentang Jakarta. Narasi berbagai budaya masyarakat yang ada di Jakarta harus dikonservasi dan diperlihatkan kepada publik dengan berbagai cara," ujar alumni University of Hawaii at Manoa (UHM), Amerika Serikat ini.
Teguh mengatakan, dirinya memasang target dalam 5 tahun jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jakarta harus melampaui Singapura.
[dem]
BERITA TERKAIT: