Menteri yang akrab disapa Cak Imam ini mengaku senang dengan kedatangan Evan Dimas.
"Kami sangat senang Evan sudah pulang ke Indonesia. Dia akan menerapkan ilmu yang didapatnya selama ini dari Espanyol. Saya hari ini sangat gembira. Nanti Evan akan memberikan pengetahuan kepada teman-temannya. Jadi semakin sering kita mengirim pemain dan pelatih ke luar negeri untuk belajar, semakin bagus," kata Cak Imam.
Menurutnya, inspirasi Evan Dimas akan memotivasi pemerintah bersama federasi bahwa harus ada sarana prasarana yang memenuhi standar dan memberikan kenyamanan.
"Ini menjadi perhatian kita bersama. Hari ini kita lebih banyak berkonsentrasi pada pemberian sarana olahraga di desa, tahun depan insyaallah akan memikirkan stadion yang berstandar internasional," ujar Cak Imam.
Evan bercerita, setiap minggu kegiatannya selalu direkap. Kemarin tangannya sempat cedera terkena bola. Terkait penanganannya, perawatan di Spanyol dinilai Evan cukup baik. "Di Indonesia kalau cedera dipijit, di sana cedera langsung ditangani dokter, diterapi, diberi kalsium. Setiap minggu main. Tidak ada latihan fisik yang terlalu berat," katanya.
Evan mengaku senang telah kembali ke Indonesia. "Semoga ini awal yang baik untuk sepakbola Indonesia. Saya juga menghimbau adik-adik saya di SSB agar tetap semangat," ujar Evan. "Kapten Espanyol mengatakan kepada saya, yang harus diutamakan adalah stadion dulu. Di sana, rumputnya saja beda, di dalamnya ada esnya," lanjut dia.
Saat ditanya kemungkinan dirinya kembali ke Espanyol, Evan mengaku tidak tahu. "Menurut saya sih sudah selesai. Banyak sekali pengalaman. Dari yang saya tidak pernah fitnes sampai rajin fitnes. Di sana perut saya dianggap tidak bagus. Pelatih menyarankan agar tidak terlalu banyak makan nasi. Meskipun latihan keras, kalau makan nasi maka perut tidak bisa bagus," tutur Evan.
"Saya ingin main di timnas. Siapa sih yang tidak ingin main di timnas. Sekarang saya masih di klub Bhayangkara karena masih ada kontrak setahun lagi," tukas Evan menjawab pertanyaan wartawan soal keinginnannya main di timnas.
[rus]