Skandal Panama Papers Keluarga Buktikan JK Inkonsisten

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 07 April 2016, 18:35 WIB
Skandal Panama Papers Keluarga Buktikan JK Inkonsisten
jk/net
rmol news logo Wakil Presiden Jusuf Kalla dinilai inkonsisten. JK mengajak para pengusaha patuh membayar pajak dan tidak menyimpan uangnya di luar negeri, tapi nyatanya ajakan itu tidak dilaksanakan oleh keluarganya sendiri.

"JK seharusnya bisa mendidik orang-orang terdekatnya. Jangan meminta rakyat patuh pada hukum tetapi lingkungan terdekatnya melanggar," ujar Ketua Prodem (Jaringan Aktivis Pro-Demokrasi), Bob R Randilawe, kepada redaksi, Kamis (7/4).

Dia menilai imbauan JK agar pengusaha yang mengaku cinta Indonesia untuk patuh membayar pajak dan menyimpan uangnya di dalam negeri, bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh keluarga besarnya. Berdasarkan bocoran Panama Papers, keluarga JK turut menjadi klien Mossack Fonseca, sebuah firma hukum di Panama, yang terindikasi melakukan tindak penghindaran pajak, dan pencucian uang.

Keluarga JK yang turut muncul dalam bocoran Panama Papers bersama sejumlah tokoh Indonesia lainnya adalah Solihin Kalla (anak), Ahmad Kala (adik), Aksa Mahmud (adik ipar) dan Erwin Aksa (keponakan). Adapun imbauan disampaikan JK saat memberi sambutan dalam perayaan Cap Go Meh di Hall D, JI-Expo Kemayoran, Jakarta pada Minggu, 28 Februari 2016.

"Kita tidak bisa mengandalkan pejabat yang tidak konsisten untuk membangun Indonesia. Pejabat haruslah memberi contoh. Negara dan bangsa akan rusak jika rakyat berpegangan pada elitnya yang memberikan contoh yang tidak pantas ditiru?" ulasnya.

Karena itu, menurut Bob, sebaiknya JK malu dan mundur karena sudah memberikan contoh yang tidak baik bagi rakyat. Pilihan lainnya, JK harus bersikap tegas sekalipun terhadap keluarganya.

"Martabat dan harga diri sebagai seorang petinggi harus dijaga. Meskipun soal Panama Papers masih harus diverifikasi, tapi sikap ksatria JK dinanti-nantikan rakyat," tukas Bob. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA