
Partai Nasdem menyerahkan sepenuhnya keputusan reshuffle kabinet kepada Presiden Joko Widodo.
"Kalau presiden menganggap ada menteri yang kerjanya tak baik, silakan saja. Itu hak presiden," kata politisi Partai Nasdem, Irma Suryani, Senin (21/3).
Menanggapi isu reshuffle kabinet yang kembali mencuat dan kabarnya akan dilakukan presiden pekan ini, Irma mengatakan kalau kinerja seorang menteri baik maka tak mungkin dilakukan reshuffle.
"Kalau kinerjanya dianggap tak baik, maka reshuffle merupakan hak presiden," katanya.
Bagi Nasdem, kata Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI ini, tak masalah jika kadernya di kabinet menjadi korban reshuffle. Dia menegaskan, para menteri dan anggota kabinet dari NasDem selalu bekerja dengan sebaik-baiknya. Nasdem sudah 'mewakafkan' kader yang diminta untuk duduk di kabinet, untuk bekerja sekeras-kerasnya di pemerintahan.
"Kita serahkan sepenuhnya kepada hak prerogatif presiden. Tapi kami yakin kalau kinerja naik, tak mungkin dicopot," tukasnya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: