"Dalam musyda kali ini, tidak ada yang mencari jabatan. Semuanya siap menjalankan amanah dan berjuang jika dipilih. Bahkan, siap seperti halnya pak Din Syamsudin," kata Hilal Madjdi dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kudus periode Muktamar ke-47, Kudus, Jawa Tengah, Selasa malam (8/3).
Menurut Wakil Rektor I Universitas Muria Kudus (UMK) ini, anggota dan pimpinan ranting sangat penting. Sebab, merekalah penggerak utama Muhammadiyah.
"Terima kasih kepada semua kader yang selama ini menjadi anggota dan pimpinan ranting. Termasuk yang mau menjadi calon pimpinan Muhammadiyah ke depannya," ucap Hilal Madjdi.
Ditambahkan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng Rozihan mengungkapkan, musyawarah ini dilakukan dengan rasa senang dan gembira. Muhammadiyah itu mengajarkan urut dan tertib, sebelum ada musyda, ada muktamar dan musywil. Setelah adanya musyda, nanti digelar musycab dan musyran.
"Agama itu yang enteng, ringan, maka akan senang menjalaninya," jelasnya.
Adapun Asisten II Setda Kudus Budi Rahmat yang mewakili Bupati Musthofa mengimbau kepada calon PDM Kudus agar musyda periode ini dapat dimanfaatkan sebagai penguatan perjuangan Muhammadiyah. "Semoga nantinya musyda ini dapat berkontribusi dalam kesejahteraan. Muhammadiyah sendiri bisa berperan dalam syariat dan mengurangi penyakit sosial, khususnya di Kudus," ujarnya.
Setelah pembukaan, ada juga pengajian umum dari Sekretaris Umum PPM Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Dalam pengajian itu, Abdul Mu'ti berharap Muhammadiyah fokus pada pengembangan Islam yang berkemajuan dengan memaksimalkan amal usaha Muhammadiyah.
[rus]
BERITA TERKAIT: