Komandan Satgas Pasmtas RI-PNG Mayor Inf Teguh Wiratama mengatakan, penanaman pohon yang telah dilaksanakan selama dua hari tersebut telah menanam sebanyak 2 ribu pohon yang terdiri dari 500 Pohon Akasia, 500 Pohon Gaharu, 500 Pohon Besi dan 500 Pohon Mahoni.
"Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif Linud 431/SSP terhadap lingkungan hidup di Kabupaten Keroom," ujar Mayor Teguh lewat rilis penkostrad, Senin (7/3).
Lebih lanjut Mayor Teguh mengungkapkan bahwa keempat jenis pohon yang dipilih Satgas untuk ditanam adalah sebagai simbol untuk mewakili tanaman jangka panjang yang ada di Papua, yang saat ini telah banyak yang hilang dan dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kita menyadari bahwa pohon-pohon tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kestabilan ekosistem yang ada," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini Satgas juga mengajak dan menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan memelihara hutan, khususnya pohon-pohon yang baru ditanam. "Kita sengaja memilih lokasi penanaman di Kampung Uskwar karena di daerah tersebut banyak pohon yang ditebang sehingga terlihat daerahnya kering dan sampai saat ini belum pernah dilaksanakan penghijauan," tutur Mayor Teguh.
Oleh karena itu Satgas berusaha memberikan contoh merawat dan memelihara hutan dengan membangun komunikasi sosial yang baik dengan masyarakat agar masyarakat dapat sadar betapa pentingnya hutan bagi kehidupan manusia.
Kegiatan penanaman pohon yang melibatkan kurang lebih 30 orang masyarakat ini diharapkan akan membuat masyarakat setempat bisa menjaga dan memelihara hutan yang ada agar tidak terjadi banjir dan longsor yang tentunya juga akan merugikan masyarakat sekitar.
Turut hadir tokoh masyarakat setempat yaitu Kepala Distrik Arso Timur, Adolf Musui dan Ketua Bamuskam Kampung Uskwar, Agustinus Musui. Mereka mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Satgas Pamtas Yonif Linud 431 /SSP Kostrad yang peduli terhadap lingkungan di kampung mereka. Mereka berharap dengan adanya kerja sama seperti ini akan menyadarkan semua pihak untuk saling menjaga hutan di Tanah Papua.
[rus]
BERITA TERKAIT: