"Dan berdasarkan pengarahan dari Sekjen Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa DPP menggunakan riset-riset internal sebagai dasar dalam penyusunan kurikulum, terutama yang terkait materi ideologi Pancasila 1 Juni 1945," kata Wakil Ketua Bidang Ideolog PDI Perjuangan, Idham Samawi.
Pernyataan Idham ini terkait dengan Forum Grup Diskusi (FGD) yang digelar DPP PDI Perjuangan (Rabu, 2/3). Dalam FGD ini, PDI Perjuangan mengundang puluhan gurubesar. Sementara tema yang dibincangkan dengan para pakar untuk mendiskusikan materi kaderisasi ini adalah "Integrasi Ideologi Pancasila 1 Juni 1945 dan Trisakti ke dalam Materi Pendidikan Kader PDIP."
"FGD ini merupakan konsekuensi amanah putusan Kongres sejak 2010 bahwa PDI Perjuangan merupakan partai ideologis," kata Idham dalam keterangan kepada redaksi.
Idham menjelaskan bahwa kebijakan PDI Perjuangan menyiapkan materi kaderisasi terbagi dalam tiga kelompok. Yaitu pendidikan kader yang akan dilaksanakan Badiklatpus; sekolah partai yang rencanya akan digelar di Bali dengan kurikulum khusus terkait ideologi; dan sekolah partai yang khusus untntuk pemerintahan.
"FGD dengan pakar diharapkan dapat mengkritisi dan memperkaya materi untuk pendidikan kader yang kelak diselenggarakan oleh Badiklatpus," ungkap Idham
Dengan diberi pengantar oleh Eva Kusuma Sundari, hadir dalam FDG ini diantaranya gurubesar UIN Jakarta Azyumardi Azra, gurubesar ITB Nanang Tyasbudi, gurubesar UGM Soenjoto, gurubesar UNY Wuryadi dan gurubesar UII Edy Suandi. Hadir juga beberapa pemikir muda seperti Airlangga Pribadi dari Unair dan Aqnes Purbasari dari UI.
[ysa]
BERITA TERKAIT: