"Kondisi saat ini sebagian besar sudah kosong dan sudah membongkar (bangunan) masing-masing. Kemudian ada beberapa (warga) yang masih di sana, mudah-mudahan sampai hari Miinggu sudah clear di tempat itu," terangnya usai rapat koordinasi dengan Gubernur Basuki T Purnama di Gedung Balaikota Jakarta, Jumat (26/2).
Tito menambahkan, kekuatan yang diterjunkan saat penertiban Kalijodo sebanyak 5.000 personil. Yang merupakan gabungan dari aparat keamanan.
"Gabungan Polda, Kodam, dan Satpol PP. Tetapi Satpol PP ada di depan ya," bebernya.
Nantinya, petugas Satpol PP akan dilengkapi dengan alat berat untuk membongkar bangunan-bangunan yang masih berdiri di atas lahan ruang terbuka hijau tersebut.
"Kalau penertiban, dari pihak Satpol PP yang bongkar gunakan eskavator dan yang lain-lain," tukas Tito.
Pada Minggu besok (28/2), Pemprov DKI akan memberikan surat peringatan ketiga (SP3) bagi warga Kalijodo yang masih bertahan di kawasan tersebut. Keesokan harinya akan dilakukan pembongkaran paksa terhadap bangunan-bangunan yang masih ada.
[wah]
BERITA TERKAIT: