
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi membantah pernyataan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama soal pembatalan alokasi bantuan keuangan di daerah yang dipimpinnya.
Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah terlambat menyerahkan proposal bantuan keuangan ke Pemprov DKI, seperti yang sebelumnya Ahok katakan.
"Jadi bukan kita yang telat. Permintaan dari Kota Bekasi sudah jauh-jauh hari tetapi Biro Tapem Pemprov DKI yang telat memasukan ke Bappeda karena menunggu permohonan bantuan dari kabupaten atau kota mitra lainnya," terang Effendi ketika dikonfirmasi, Senin (1/2).
Bahkan, dia mengaku sudah berkonsultasi dengan Ahok dan dan Sekretaris Daerah DKI Saefullah terkait hal tersebut. Tak hanya itu, Effendi membeberkan bahwa Pemkot Bekasi mendapat jaminan dana mitra untuk Bekasi akan dimasukkan di APBD Perubahan 2016.
"Telah disampaikan oleh Gubernur DKI bahwa tidak menjadi persoalan sekiranya DKI harus membantu Rp 1 triliun pun, asalkan bermanfaat bagi masyarakat Kota Bekasi. Apalagi yang punya korelasi dengan DKI," bebernya.
[sam]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: