"Bisa saja maju dengan Pak Djarot. Beliau kan kader PDIP," kata Ahok.
Saat dimintai tanggapan atas pernyataan Ahok tersebut, Djarot tak merasa besar kepala. Karena dia menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan PDIP.
"Kalau saya ini kan ada mekanismenya. Saya petugas partai, kader partai, pasti ada mekanismenya. Nanti digodok oleh partai," jelas Djarot saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (19/1).
Dia menambahkan fokus partainya saat ini adalah melakukan kosolidasi sampai tingkat anak ranting. Namun, dia tidak menampik harus siap apabila ditunjuk kembali.
"Kita masih belum berpikir siapa yang akan maju. Tapi begitu ada yang diusung, kami siap," tukasnya.
Soal munculnya dukungan agar Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam Rakernas PDIP agar maju dalam Pilgub, menurutnya itu sah-sah saja. Apalagi, selain Risma, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan dirinya juga dielu-elukan.
"Oh enggak. Itu hanya beberapa kader yang sebut Bu Risma, Ganjar (Pranowo, Gubernur Jateng) atau siapa lagi saya sendiri. Itu boleh saja," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: