"Indonesia telah menjadi mitra dagang yang utama bagi Australia Barat, namun masih ada ruang untuk bertumbuh di aneka bidang seiring dengan hubungan kita yang terus berkembang," kata Perdana Menteri dan Menteri Pembangunan Negara Bagian Australia Barat, Colin Barnett, beberapa saat lalu (Senin, 2/11).
Barnett berada di Jakarta. Kedatangan ke Jakarta untuk melakukan kunjungan yang difokuskan pada peningkatan hubungan pertanian, pendidikan, pariwisata, energi dan sumber daya Australia Barat dengan tetangga terdekatnya.
Ekspor Australia Barat ke Indonesia mencapai 1,6 miliar dolar Australia pada 2014-15, dan didominasi oleh hasil pertanian seperti gandum dan ternak hidup.
"Di Jakarta saya akan menyelenggarakan sejumlah pertemuan meja bundar dengan perusahaan-perusahaan besar Australia dan Indonesia di berbagai bidang yang memiliki potensi bilateral," ujar Perdana Menteri Australia Barat.
Pertemuan meja bundar pertanian-pangan akan dihadiri oleh para perwakilan dari perusahaan-perusahaan Indonesia dan Australia Barat seperti Indofood dan CBH, sementara maskapai penerbangan, agen perjalanan dan penyelenggara pelatihan akan menghadiri pertemuan yang difokuskan pada pariwisata dan pendidikan.
Pertemuan serupa akan diselenggarakan dengan sektor-sektor sumber daya dan jasa.
"Australia Barat mempunyai banyak tawaran kepada kelas menengah yang sedang berkembang di Indonesia dalam hal pangan kelas-dunia, pendidikan yang bermutu, tujuan wisata yang sangat menarik," demikian Barnett.
[ysa]
BERITA TERKAIT: