Jokowi: Indonesia Ingin Bergabung dengan TPP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 27 Oktober 2015, 07:52 WIB
Jokowi: Indonesia Ingin Bergabung dengan TPP
presiden joko widodo/net
rmol news logo Dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama di Washington DC, Senin waktu setempat (26/10), Presiden RI Joko Widodo berjanji akan ikut dalam blok Trans Pacific Partnership (TPP).

"Indonesia berkeinginan bergabung dengan TPP," ujar Jokowi seperti diberitakan Agence France Press beberapa saat lalu.

Menurut AFP, pernyataan Jokowi itu berisiko disambut kemarahan kaum proteksinonis di dalam negeri.

"Indonesia adalah ekonomi terbuka dan dengan populasi 250 juta jiwa kami merupakan ekonomi terbesar di dunia," ujarnya.

Sejauh ini, sebanyak 12 negara bergabung dengan TPP, seperti Australia, Kanada, Jepang, Meksiko dan Vietnam serta tentu saja sponsor utama Amerika Serikat. Kehadiran TPP dianggap sebagai upaya blok AS mengimbangi kekuatan ekonomi Republik Rakyat China belakangan ini.

Obama mengatakan AS memiliki kepentingan di Indonesia mengingat Indonesia bukan hanya sebuah negara besar, tetapi juga merupakan pemimpin di kawasan.

"(AS juga berkepentingan atas) tradisi demokrasinya (Indonesia), fakta bagwa Indonesia adalah negeri Muslim dengan tradisi toleransi dan moderasi, dan peranan Indonesia dalam perdagangan dan pembangunan ekonomi," demikian Obama. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA