Rizal Ramli mengatakan hal ini dalam jamuan makan malam dengan delegasi Asosiasi Jurnalis Korea (JAK) yang berkunjung ke Jakarta, di Hotel Sari Pan Pacific, tadi malam (Kamis, 15/10).
Delegasi JAK dipimpin oleh ketua umum PArk Chong Ryul. JAK berkunjung ke Jakarta atas undangan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Dalam jamuan malam tersebut juga hadir Ketua bidang Luar Negeri PWI Teguh Santosa.
"Salah satu keinginan kuat Presiden Jokowi adalah mengakhiri
inequality (ketimpangan)," ujar Rizal Ramli.
Di sisi lain, sebutnya, pemerintah Indonesia juga tengah berupaya keras merapikan sisi regulasi investasi dan perdagangan yang selama ini dinilai memberatkan kalangan dunia usaha juga msyarakat konsumen. Dia mencontohkan, sebelumnya ada lebih dari 200 peraturan terkait import. Begitu juga dengan regulasi terkait investasi.
"Kami menghapuskan regulasi yang
unnecessary (tidak perlu). Di saat bersamaan kami mengubah pendekatan investasi dari yang terlalu mengutamakan daerah di Pulau Jawa, menjadi memberikan kesempatan kepada daerah-daerah di luar Pulau Jawa," demikian Rizal Ramli.
[dem]
BERITA TERKAIT: