Reformasi Birokrasi di Kementerian Perhubungan Meningkat Signifikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 13 Oktober 2015, 10:39 WIB
Reformasi Birokrasi di Kementerian Perhubungan Meningkat Signifikan
ilustrasi/net
rmol news logo . Indeks reformasi birokrasi di Kementerian Perhubungan meningkat signifikan. Tahun 2014, indeks reformasi birokrasi Kemenhub sebesar 60,02 dengan kategori B. Tahun 2015 meningkat menjadi sebesar 70,34 dengan kategori BB.

Demikian penilian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Penilaian tersebut tercantum dalam Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang ditandatangani Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi, dan diterima Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada Senin kemarin (12/10).

"Hasil evaluasi Kemen PAN dan RB tersebut menjadi acuan kami bahwa reformasi birokrasi di Kemenhub sudah menunjukkan hasil yang signifikan," kata Staf Khusus Menteri Perhubungan, Hadi M Djuraid, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 13/10).

Dalam lembar evaluasi Kementerian PAN dan RB tersebut, beberapa inisiatif Kementerian Perhubungan yang mendapat apresiasi di antaranya adalah penyederhanaan dan memperpendek proses perizinan, implementasi teknologi informasi dalam pelayanan dan manajemen internal, serta Contact Center 151.

"Contact Center 151 beroperasi selama 24 jam sehari, tujuh hari sepekan. Ini adalah media untuk menampung dan menyelesaikan keluhan dan pertanyaan masyarakat terkait transportasi," jelas Hadi.

Hal lain yang mendapat apresiasi adalah keterbukaan informasi publik, promosi dan mutasi jabatan secara terbuka dan fair, kebijakan pengendalian gratifikasi, dan implementasi whistle blowing system. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA