
Sedikitnya 86 orang meninggal dunia dan 186 lainnya terluka setelah dua bom meledak di dekat stasion kereta api utama di Ankara, Turki, Sabtu pagi waktu setempat.
Di kawasan tersebut, massa pro-Kurdi dan aktivis kiri sedang menggelar unjuk rasa damai.
Ledakan tersebut begitu kuat sehingga mengguncang gedung perkantoran tak jauh dari lokasi ledakan.
Karena itu diperkirakan, jumlah korban dalam ledakan yang terjadi kurang dari sebulan sebelum pelaksanaan Pemilu di negara tersebut akan bertambah.
Seperti dilansir
CNN, belum ada yang bertanggung jawab di balik ledakan tersebut.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: