CNN baru saja menurunkan laporan yang mengatakan jumlah korban tewas menjadi 220 orang. Sementara jumlah yang terluka juag bertambah diperkirakan 450 orang.
Kepanikan terjadi saat proses melempar jumrah di Mina, sekitar 5 kilometer dari Mekkah.
Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Saudi Arabia, Brigjen Mansour al Turki mengatakan, pihaknya menurunkan 4.000 orang dan 220 ambulans untuk menolong korban.
Ini bukan kali pertama proses melempar jumrah menelan korban jiwa. Di era 1980an dan 1990an, ratusan jemaah tewas saat melewati terowongan Mina.
Di tahun 2006, kepanikan dalam prosesi ini menewaskan setidaknya 363 jemaah.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: