"Berlibur keluar negeri sudah merupakan kultur dan kebutuhan masyarakat Rusia," kata Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Djauhari Oratmangun, di sela pameran pariwisata terbesar di Rusia, the 21st International Trade Fair for Travel and Tourism "Otdykh Leisure" di Moskow, sebagaimana keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 16/9).
Indonesia kembali berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Rusia, the 21st International Trade Fair for Travel and Tourism "Otdykh Leisure." Ini adalah kali kedepalan Indonesia ikut pameran, sejak pertama kali terlibat pada tahun 2008.
Pameran kali ini digelar di Moskow dari tanggal 15 hingga 18 September 2015. Dalam pameran ini, panitia menargetkan ada 65 ribu pengunjung yang datang selama 4 hari pameran. Pameran Otdykh Leisure 2015 diikuti 700 peserta dari Rusia dan70 negara kawasan Uni Eropa, Amerika Latin, Amerika Serikat, China, serta beberapa negara eks Uni Soviet dan ASEAN.
"Meskipun dewasa ini Rusia dikenai sanksi Barat dan nilai mata uang rubel merosot akibat turunnya harga minyak, namun dengan strategi pemasaran yang kreatif dan tepat saya yakin minat masyarakat Rusia berlibur ke Indonesia masih tetap tinggi. Terlebih lagi sejak tahun 2015 warga Rusia dibebaskan dari visa masuk ke Indonesia," demikian Djauhari.
[ysa]
BERITA TERKAIT: