"Saya punya kecendrungan hukuman mati jangan digembar-gemborkan, karena ini menyangkut nyawa manusia," kata politikus senior Partai Demokrat itu di sela-sela perayaan HUT ke-14 Partai Demokrat oleh FPD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Rabu, 9/9).
‎Amir menjelaskan pemerintah juga harus memperhatikan hubungan Indonesia dengan negara-negara yang warga negaranya di hukum mati.
"Kita juga harus perhatikan kecendrungan internasional, kita bukan hidup sendiri di dunia ini," tegasnya.
Amir menyarankan agar pemerintah ‎dapat mempertimbangkan kasus per kasunya, misalkan kurir wanita yang baru pertama kali dan ditangkap aparat penegak hukum, jangan langsung dieksekusi mati.
"Silahkan dipertimbangkan saja kasus per kasus, apakah dia selama di dalam penjara dia tidak pernah berubah kelakuannya bahkan meningkat, silahkan dipertimbangkan," tukas dia.
[ysa]
BERITA TERKAIT: