
Mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali kurang sependapat dengan sebutan PAN sebagai partai pengkhianat karena memutuskan bergabung ke koalisi pendukung pemerintah.
"Saya tidak mau menyebut seperti itu (pengkhianatan), tapi pokoknya keluar dari komitmen," kata Suryadharma saat ditemui di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (7/9).
Menurut dia, pembelotan PAN pindah haluan merupakan pelanggaran atas komitmen yang telah disepakati dari pihak-pihak yang bergabung di KMP.
"Sekarang kalau Pak Zul (Zulkifli Hasan) dan PAN-nya bergabung ke pemerintah itu adalah haknya. Tidak ada sanksi (dari KMP) cuma komitmen moral saja sudah dilanggar," ucap dia.
Mantan Menteri Agama ini menegaskan bahwa KMP dibentuk untuk penyeimbang atau pengontrol jalannya pemerintahan. Sehingga, KMP bukan dijadikan musuh pemerintah.
"Jangan dipandang kalau KMP itu musuh pemerintah jangan dipandang begitu. Tapi harus dipandang sebagai penyeimbang sebagai kontrol, pemerintah tanpa kontrol bisa saja sewenang-wenang," tandas Suryadharma.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: