
. Peluang kerja di Hong Kong masih sangat besar terutama jabatan profesi
care giver dan
baby sitter. Hal ini disebabkan situasi demografis Hong Kong yang memunculkan jumlah dari angkatan tua yang cukup besar sehingga kebutuhan untuk perawatan terhadap orang tua dan bayi juga membesar.
Demikian disampaikakan Menteri Ketenagakerjaanm M Hanif Dhakiri. Hanif mengatakan kesempatan ini harus bisa dimanfaatkan oleh Indonesia dengan meningkatkan skill dan sekaligus meningkatkan kualitas pekerjaan para TKI selama ini bekerja di sektor domestic sehingga statusnya bisa meningkat dan bisa masuk bekerja menjadi
care giver atau
baby sitter.
"Pemerintah Hongkong, lanjt Hanif, berharap agar Indonesia bisa mengisi pekerjaan-pekerjaan perawatan terhadap orang tua dan bayi. Kesempatan ini harus dijawab dengan kesiapan keterampilan kerja dari para TKI kita yang bekerja di Hongkong," kata Hanif dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 26/8).
Senin lalu (24/80, Hanif seusai melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Kantor Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pemerintah Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong Matthew Cheung, di Hong Kong. Turut hadir dalam kesempatan ini Konjen KJRI Hong Kong Chalief Akbar Tjandraningrat, Dirjen Binapenta Kemnaker Hery Sudarmanto dan Dirjen Binalattas Kemnaker Khairul Anwar.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: