Megawati Ajak PAN Gabung ke KIH

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 18 Agustus 2015, 14:23 WIB
Megawati Ajak PAN Gabung ke KIH
megawati/net
rmol news logo . Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan sistem demokrasi seharusnya mendepankan musyawarah, bukan voting.

"Saya selalu ditanya, kenapa Ibu nggak mau ada voting. Memang, voting itu enak sekali siapa yang kuat pasti menang," kata Presiden Kelima RI itu saat menyampaikan pidato kunci pada seminar nasional kebangsaan bertema "Mengkaji Sistem Ketatanegaraan Indonesia: Apakah Sudah Baik?" dalam rangka memperingati Hari Konstitusi di Gedung Nusantara V Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 18/8).

Dengan memohon maaf, Megawati membeberkan bahwa di DPR masih terbelah, masih ada dua kekuatan. Ada Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

"Saya bilang, so what. Karena kalau voting pasti menang KMP. Tapi apakah itu arti dari kemerdekaan kita? Apakah itu yang sebenarnya terjadi dalam sebuah republik yang sudah merdeka 70 tahun ini? Jadi bagi saya, tak ada artinya," tegas putri Bung Karno itu.

Dengan nada bercanda, Megawati "menggoda" Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan agar bergabung dengan KIH.

"Saya bilang sama Pak Zul, masuklah ke PDI Perjuangan, supaya karena kalau voting menang. Karena bapak kan setuju MPR menjadi lembaga tertinggi. (Tapi) itu adalah politik praktis," tukasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA