Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

SUAP HAKIM MEDAN

Penyidik KPK Terus Blusukan di Medan untuk Cari Bukti

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/febiyana-1'>FEBIYANA</a>
LAPORAN: FEBIYANA
  • Kamis, 13 Agustus 2015, 13:25 WIB
Penyidik KPK Terus Blusukan di Medan untuk Cari Bukti
kpk/net
rmol news logo . Kota Medan, sejak kemarin, menjadi sasaran penggeledahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap jejak- jejak kasus suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

"Hari ini penyidik kembali melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Medan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Kamis (13/8).

Priharsa menjelaskan, tiga kantor dinas yang ditelusuri adalah Dinas Kesehatan di Jalan HM Yamin 441, Dinas Pendidikan di Jalan Teuku Cik Ditiro 1D dan Dan Dinas Bina Marga di Jalan Sakti Lubis.

Sebelumnya, Rabu 12 Agustus kemarin, KPK juga menyisir tiga tempat di Medan. Pertama, Rumah Gubernur di Jalan Seroja. Lalu, penyidik juga mendatangi Pendopo Gubernur, di Jalan Sudirman. Ketiga, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan.

Sementara, Selasa 11 Agustus, KPK juga sudah menggeledah rumah Evy Susanti, istri Gatot Pujo, di Tebet. Lembaga antirasuah juga menyisir rumah dua pengacara dari OC Kaligis and Associate yakni Iwan Yulius Irwansyah di Permata Hijau dan Yenny Octarina Misnan di Kemayoran.

Dalam kasus ini, KPK juga telah menggeledah sejumlah tempat, antara lain Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kantor pengacara OC Kaligis, dan Kantor PTUN Medan. Lembaga antibody itu juga sudah menyisir rumah empat tersangka.

Mereka adalah Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, Hakim PTUN Dermawan Ginting, Hakim PTUN Amir Fauzi, dan Panitera Sekretaris PTUN Medan Syamsir Yusfan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA