Ahok Tak Fokus dan Anggap Kemacetan Seperti Hal Biasa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 08 Agustus 2015, 11:15 WIB
Ahok Tak Fokus dan Anggap Kemacetan Seperti Hal Biasa
ahok/net
Kecil Besar
rmol news logo . Kemacetan, kesemrautan, dan rendahnya kesadaran tertib lalu lintas masyarakat sehingga memicu terjadinya kecelakaan, serta kondisi angkutan umum yang masih jauh dari harapan, menjadi persoalan pokok dari  segudang permasalahan yang ada di Ibukota Jakarta.

"Anehnya, meskipun kemacetan lalu lintas sudah sangat serius, karena sudah menghambat aktivitas dan kreatifitas masyarakat, namun pemerintah sepertinya menjadikannya hal yang biasa," kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 8/8).

Padahal, Edison melanjutkan, lalu lintas dan angkutan itu merupakan urat nadi kehidupan yang memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian serta taraf hidup masyarakat. Apalagi lalu lintas itu adalah potret modrenisasi dan cermin budaya bangsa.

Menurutnya, upaya yang telah dilakukan Pemerintan Provinsi DKI untuk membenahi lalu lintas belum maksimal dan kurang  fokus. Bahkan, sejumlah kebijakan Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama yang kerap disapa Ahok, sering menuai pro kontra yang tentu menguras energi, seperti larangan sepeda motor melintas di jalan Thamrin. Kemudian Ahok melontarkan berbagai wacana, ditengah pembangunan MRT yang  menimbulkan kemacetan, dan  belum pasti kapan selesainya. [ysa]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA