Permintaan tersebut disampaikan Sekjen Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika), Sya'roni, saat berbincang dengan Redaksi, Senin malam (20/7).
Pernyataan JK dan Luhut, sebut Sya'roni, dapat memantik amarah umat Islam pasca insiden pengusiran kaum muslimin yang hendak melaksanakan shalat Idul Fitri diiringi pembakaran masjid di Tolikara, Papua.
"JK dan Luhut jangan memperkeruh suasana, kalau memang tidak memahami persoalan lebih baik diam saja," katanya.
JK sebelumnya menyatakan insiden penyerangan tersebut dipicu oleh pengeras suara yang digunakan ketika shalat Ied. Adapun Luhut menyatakan bukan masjid yang dibakar, melainkan hanya kios-kios.
Menurut Sya'roni, lewat pernyataan tersebut JK dan Luhut menyepelekan persoalan.
"Sebaiknya keduanya menunggu laporan utuh dari pihak-pihak terkait. Kalau perlu bentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut," tukas Sya'roni.
[dem]
BERITA TERKAIT: