Dalam aksi yang rencananya akan digelar besok pada pukul 11.00 itu, sejumlah isu akan disampaikan sebagai tuntutan kepada Menteri Khofifah Indar Parawansa.
"Kami menuntut bagikan KKS (Kartu Keluarga Sehat) dan THR (Tunjangan Hari Raya) untuk rakyat miskin. Tak sanggup urus rakyat miskin, Mensos mundur saja," terang Ketua Umum SPRI Marlo Sitompul dalam keterangannya kepada redaksi, Rabu (8/7).
Dia mengatakan unjuk rasa besok untuk merespon situasi saat ini yang menyulitkan bagi rakyat miskin.
Menurut dia, Kenaikan harga BBM menjadi awal malapetaka bagi kehidupan rakyat miskin. Penderitaan rakyat miskin semakin bertambah ditengah pelaksanaan bulan suci ramadhan yang identik dengan naiknya harga kebutuhan pokok.
Sementara itu, pemberian "Kartu Sakti" kepada rakyat miskin tidak serta merta menjadi obat mujarab ditengah mahalnya harga-harga. Dan sialnya, "Kartu Sakti" tersebut tidak terdistribusi secara merata oleh Kementerian Sosial.
"Dari data yang kami miliki, sebanyak 1.736 KK RTM warga DKI Jakarta tidak mendapat KKS," kata Marlo yang menambahkan, setidaknya 500 orang akan ikut dalam aksi besok.
[dem]
BERITA TERKAIT: