Jimly menjelaskan, dirinya mendapatkan kabar dari seorang teman bahwa Antasari sedang sakit dan dirawat di rumah sakit. Dia merasa perlu untuk menjenguknya.
"Saya dan Pak Antasari ini teman. Apalagi kami satu kampung, saya merasa perlu untuk bersilaturahim," katanya.
Adapun mengenai penyakitnya, Antasari mengalami kenaikan tekanan darah tinggi dan gula darah. Untuk itu, Jimly menghibur sekaligus memintanya bersabar sampai dia bisa menikmati kebebasan.
"Kita doakan mudah-mudahan proses pemulihannya berhasil dalam waktu cepat dan bisa kembali menjalankan aktivitasnya terutama selama bulan Ramadhan," ujar dia.
Jimly merasa prihatin terhadap kondisi KPK. Antasari Azhar saat menjabat sebagai ketua KPK mengalami kriminalisasi. Dia pun berharap, apa yang terjadi pada kasus Antasari Azhar tidak menimpa pada Abraham Samad atau pimpinan-pimpinan KPK lainnya.
"Kita butuh KPK efektif bekerja, kalau pun ada kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki, tetapi tidak dengan cara mengorbankan pimpinan KPK seperti Antasari dan Abraham Samad," tukas mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini dalam keterangannya.
[rus]
BERITA TERKAIT: