Kemenangan SBY, Gatot Nurmantyo Ditunjuk Jadi Panglima TNI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 23 Juni 2015, 08:15 WIB
Kemenangan SBY, Gatot Nurmantyo Ditunjuk Jadi Panglima TNI
sby/net
rmol news logo Pertarungan antar-faksi di tubuh pemerintah tidak hanya untuk urusan susunan kabinet yang akan segera dirombak, melainkan sudah masuk ke institusi lain, dalam hal ini TNI. Posisi Panglima TNI pun ditarik-tarik ke ranah politik.

Dalam perbincangan di kalangan politisi dan aktivis belakangan ini disebutkan bahwa secara umum Jokowi semakin tidak nyaman dengan kubu Kalla-Mega-Paloh yang juga disingkat KMP. Kubu ini dianggap terlalu agresif merongrong Jokowi dan memaksanya hanya sekadar jadi pelaksana kekuasaan partai pendukung. Maka tidak heran bila mulai terlihat tanda-tanda Jokowi bergegas merangkul kubu yang berseberangan dengan KMP di atas.

Muncullah kabar yang mengatakan ada sejumlah petinggi Koalisi Merah Putih tengah bersiap-siap memperkuat Kabinet Kerja.

Bukan hanya Koalisi Merah Putih yang mendapatkan peluang dari konflik internal antara Jokowi dan para pendukungnya. Partai Demokrat yang dipimpin SBY dan selama ini dinilai berada di tengah juga mulai dilibatkan untuk memperkuat posisi Jokowi melawan kawan-kawannya sendiri.

Salah satu indikasi kuat yang memperlihatkan peranan SBY di belakang Jokowi adalah penempatan orang-orang SBY di dalam sejumlah posisi penting di Kementerian juga di BUMN. Termasuk penunjukan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon Panglima TNI, kendati para pendukung Jokowi di Koalisi Indonesia Hebat menghendaki Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna yang dipasang sebagai pengganti Jenderal Moeldoko.

Karena tak mau kehilangan posisi di tubuh TNI, maka kini bergulirlah isu jabatan Wakil Panglima TNI dari kalangan Istana, yang diharapkan dapat menjadi penyeimbang kekuatan non-KIH di TNI.

Secara umum eksperimen politik ini berisiko tinggi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA