Nasdem Yakin Tenggelamkan Kapal Asing Tak Ancam Diplomasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 17 Juni 2015, 08:55 WIB
Nasdem Yakin Tenggelamkan Kapal Asing Tak Ancam Diplomasi
ilustrasi/net
rmol news logo . Ketegasan Kemeterian Kelautan menenggelamkan kapal pelaku pencurian ikan mampu memperbaiki perekonomian yang bersumber dari perikanan, baik eskpor maupun konsumsi dalam negeri.

Demikian disampaikan anggota Komisi I dari Fraksi NasDem, Prananda Paloh. Prananda pun yakin, kebijakan penenggelaman kapal tidak ada hubungannya dengan hambatan diplomasi.

Ia mengatakan, dalam perspektif hubungan diplomasi dan pengamanan perbatasan, tidak ada istilah pencurian ikan di dalam kacamata politik luar negeri.

"Dalam perspektif politik luar negeri Indonesia, istilah yang digunakan adalah pelanggaran batas wilayah oleh kapal asing, bukan illegal fishing. Sehingga pencurian ikan ini harus dililhat secara utuh," katanya dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 17/6).

Namun demikian, Prananda berpendapat bahwa sebelum melakukan penenggelaman kapal yang melanggar aturan tersebut, dapat diberi peringatan terlebih dahulu. Seperti menahan awak kapal beserta kapalnya, hingga pengusiran kapal tersebut jika terindikasi melakukan pelanggaran batas wilayah. [ysa]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA