Demikian dikatakan Ketua Palang Merah Indonesi (PMI) Kota Bandung Ade Koesyanto, dalam kegiatan donor darah di Jalan Merdeka Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/6) kemarin.
Untuk mengantisipasi kekuarangan tersebut, PMI melakukan kegiatan donor darah, menggandeng perusahaan-perusahan swasta, seperti dengan perusahaan Tupperware, kemarin.
"Pada bulan puasa PMI juga ada perubahan kerja, hari biasa buka pukul 08.00 hingga pukul 21.00 wib. Di bulan Ramadhan buka 24 jam. Biasanya siang hari yang donor adalah umat gereja," ujar Ade seperti dikabarkan
RMOL Jabar.
Kegiatan tersebut selain bertempatan dengn Ulang tahun Tupperware, bersamaan dengan Hari Donor Darah se-dunia tepatnya 14 Juni. Donor darah tersebut serentak dilaksanakan di 24 Kota sesuai dengan usia Tupperware.
Marketing Manager PT Tupperware Indonesia Nurlaila Hidayaty menambahkan, kegiatan sosial dilaksanakan dalam rangka membantu meningkatkan persediaan darah di PMI menebarkan semangat kepedulian sosial, serta mengajak masyarakat Indonesia.
"Donor darah bagian dari gaya hidup sehat," terangnya.
Nurlaila menambahkan, target yang diharapkan kegiatan tahun ke 8 yakni 16 ribu kantong darah lebih dari 25 ribu orang dari 24 Kota berpartisipasi mendonorkan darahnya.
"Pada tahun lalu kegiatan donor darah dapat mengumpulkan 15 ribu Kantong darah, di ikuti pendonor 20 ribu dari 23 kota di Indonesia," paparnya.
Sementara Direktur Unit Donor Darah PMI Kota Bandung, dr. Uke mengatakan, lemas usai donor darah itu adalah sugesti, sebab banyak yang mendonor tidak lemas, kalaupun ada presentasinya sangat kecil, tergantung kondisi masing-masing orang.
[rus]
BERITA TERKAIT: