BIN Diharapkan Tidak Lambat dan Kecolongan Lagi di Bawah Pimpinan Sutiyoso

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 11 Juni 2015, 15:24 WIB
rmol news logo . Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyambut baik pencalonan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso sebagai kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Namun begitu, PKB mendorong adanya perbaikan kinerja di tubuh BIN.

Dijelaskan Ketua Fraksi PKB, Helmy Faishal Zaini bahwa kelemahan BIN adalah sering terlambat dalam melaporkan situasi keamanan terkini. Selain itu, BIN juga sering kecolongan info-info yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

"Intelijen kita belakangan ini sering kecolongan. Kami tak ingin lagi mendengar ada BIN kecolongan kalau ada situasi gangguan keamanan," ujarnya dalam diskusi pressroom DPR, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 11/6).

Lebi lanjut, mantan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) ini ingin agar Sutiyoso mampu memperbaiki kinerja BIN yang selalu terlambat dan banyak kecolongan tersebut.

"Saya ingin agar momentum pergantian Kepala BIN ini sebagai momen bersih-bersih. Memperbaiki kinerjanya dan meningkatkan performa," tandasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA