"Konsep menitipkan kader di partai lain gampang diucapkan, tapi belum tentu gampang dilaksanakan. Karena tiap parpol punya kader dan pendukung masing-masing," ujar Wasekjen PPP Munas Surabaya Arsul Sani saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 3/6).
Partai lain, lanjutnya, sudah pasti mempunyai banyak kader dan sudah memiliki mekanisme seleksi calon pemimpin daerah tersendiri.
"Bagaimana kemudian partai itu bisa akomodir kader dari luar. Kalau dipaksakan dari atas, apa struktur itu mau bekerja usung calon partai lain," lanjut anggota Komisi III DPR RI ini.
"Parpol didirikan untuk bisa ikut proses demokrasi secara langsung, salah satunya pilkada. Kita usung atau koalisi. Kalau titip, jangan jadi parpol, jadi ormas saja," tandas Arsul Sani.
[dem]
BERITA TERKAIT: