Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar yang menyuarakan itu dalam sebuah diskusi bertemakan "Madrasah Anti Korupsi: Korupsi dan Pilkada Langsung" di STIE Ahmad Dahlan, Ciputat, Tangsel, Selasa (2/6).
Menurut dia, perlawanan terhadap korupsi ini berhubungan dengan nilai-nilai internal dalam diri. Dampak-dampak negatif yang dihasilkan mencakup kerusakan fisik dan mental. Contoh kerusakan fisik adalah keterlambatan pembangunan nasional.
"Sebagian besar pembangunan infrastruktur Tangsel itu dibangun oleh swasta. Sehingga apabila ada pemerintah daerah Tangsel yang berbicara pembangunan tersebut berkembang maju karena pemerintah, itu merupakan statement bohong," tegas Dahnil.
Sementara dampak negatif dari mental, lanjutnya, adalah korupsi dapat mempengaruhi orang-orang di sekitar pelaku korupsi.
"Seperti contoh seorang yang melakukan tindak korupsi cenderung karena tuntutan dari orang terdekatnya, seperti dari istri, bahkan selingkuhannya," demikian Dahnil.
[sam]
BERITA TERKAIT: