"Nanti saya koordinasi dengan BKD (Badan Kepegawaian Daerah), yang enggak kuliah masa dapat (ijazah)," ujar Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (28/5).
Lebih jauh, politikus PDIP itu heran dengan banyaknya gelar abal-abal dengan ijazah palsu. Hal itu menurutnya, mencerminkan banyak masyarakat yang 'gila' gelar.
"Gelar doctor honoris clausa (HC), ono toh, yo? Terus professor, ini gila. Masa professor dijual?" ketusnya yang juga mantan dosen.
Djarot pun mengaku prihatin atas kejadian itu. Sehingga, mantan walikota Blitar itu mendesak aparat penegak hukum membongkar dan membuka kepada publik, siapa penjual dan pembeli ijazah palsu tersebut.
"Itu kepangkatan, kalau dia sudah IV E, profesor, guru besar, itu bukan karena sekolah, karena penelitian, mengajar, pengabdian masyarakat," tukasnya seperti dikabarkan
RMOL Jakarta.
[rus]