Komandan Menwa Jayakarta, Lukman Hakim mengungkapkan tim kemanusiaan Menwa Jayakarta berada di Nepal selama 7 hari. Mereka tiba, di Nepal 29 April lalu, tepatnya tiga hari paska bencana gempa yang mengguncang daerah tersebut.
"Respon cepat ini bahkan mendahului tim kontingen dari Indonesia lainnya," ujar Lukman usai menutup agenda penyambutan Tim Kemanusiaan Nepal Muda Sarwa Labda Menwa Jayakarta di Markas Staff Komando Menwa Jayakarta di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Minggu (10/5).
Lukman menceritakan kehadiran Tim Kemanusiaan Menwa Jayakarta ini merupakan kerjasama dengan Jakarta Rescue sebagai jawaban langsung atas undangan kemanusiaan dari PBB melalui International Search and Rescue Advisory Group (Insarag) yang merupakan badan PBB untuk search and rescue.
"Tim kemanusiaan Menwa Jayakarta yang bertugas terdiri dari enam orang dengan spesifikasi mapping, medical dan handler, serta 2 ekor anjing khusus SAR Alfa dan Delta," bebernya.
Selama menjalankan aksi kemanusiaan di Nepal lanjut Lukman Tim Kemanusiaan Menwa Jayakarta berhasil membuka 4 wilayah terdampak dan menemukan lebih dari 50 korban jiwa yang tertimbun reruntuhan bangunan.
"Tugas utama tim kemanusiaan menwa Jayakarta adalah membuka lokasi dampak bencana dan menemukan titik evakuasi. perbedaan kondisi cuaca yang panas dan udara yang lembab tidak menurunkan semangat anggota tim untuk terus melakukan atas dasar kemanusiaan," ujar Lukman yang didampingi komandan Tim kemanusiaan Menwa Jayakarta Hadianto.
Selanjutnya Lukman berharap agar apa yang dilakukan oleh Menwa Jayakarta bisa menjadi contoh bagaimana anak muda bangsa Indonesia bisa berbuat maksimal walaupun dihadapkan dengan berbagaiketerbatasan yang ada.
"Kiprah Menwa Jayakarta selama ini tak lepas dari arahan dan bimbingan Firmansyah Wahid yang saat ini menjabat kasudin orda Jaktim," uja tegasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: