SYL Ancam Kutuk Elit Golkar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 26 April 2015, 09:59 WIB
SYL Ancam Kutuk Elit Golkar
Syahrul Yasin Limpo/net
rmol news logo Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo akan mengutuk para elit yang bertikai apabila Golkar tidak diikutkan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2015.

"Saya akan kutuk bila nanti Golkar tidak ikut Pilkada hanya karena konflik," tegas SYL sapaan akrabnya seperti dilansir dari Antara, Minggu (26/4).

Pernyataan tersebut disampaikan SYL saat Apel Akbar Partai Golkar di Makassar, Sabtu kemarin (25/4).

"Selesaikan saja konflikmu, jangan bawa ke daerah. Selesaikan secara bermartabat. Sulsel mengumandangkan tidak akan terlibat dan patuh pada yang sah," katanya kembali menegaskan dihadapan ribuan kader yang memadati lapangan Karebosi.

SYL menyatakan bangsa ini harus lebih maju dan mampu menyelesaikan persoalan. Golkar didirikan untuk menyelamatkan Indonesia dari komunis dan sosialis, mandiri dan berdaulat.

"Kalau pemerintah mau bekerja baik, harus stabilitas politik, Partai Golkar adalah antek bagi bangsa dan negara. Jangan Golkar dihasut dan diangkat kepermukaan," katanya bersemangat.

Menurut dia, Golkar sekarang dilanda konflik internal, meskipun ada permasalahan akan tetapi Golkar di Sulsel tidak mau terpengaruh dan biasa saja.

"Selesaikan konflikmu di Jakarta, percaturanmu, game politik internalmu. Kami tidak akan ikut dalam permasalahan. Mana kehebatanmu, rakyat butuh Golkar, siapa nanti mengaspirasi kepentingan rakyat," paparnya.

Dirinya mengingatkan siapapun itu, kubu manapun harus segera menyelesaikan konflik secara konstitusional dengan mengunakan akal sehat dan bermanfaat bagi kader khususnya serta untuk bangsa dan negara.

Dirinya bahkan menyampaikan pesan secara terbuka bagi dua kubu (Aburizal Bakrie dan Agung Laksono) yang bertikai karena akan merugikan partai khususnya menghadapi Pilkada serentak.

"Khusus pilkada ini. Kalau pertikaian ini tidak selesai, maka yakinlah kader Golkar yang baik akan berada di partai lain. Saya tidak bisa menahan mereka," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA