Usulan tersebut disampaikan Jokowi saat melakukan pertemuan dengan delegasi negara-negara OKI, di sela-sela acara Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) ke-60, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu kemarin (22/4).
Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan keprihatinan Indonesia terhadap krisis di kawasan Timur Tengah yang telah menelan korban dan kehancuran fasilitas publik.
Ia juga menyerukan perlunya persatuan Islam yang dapat memberi kontribusi kedamaian dan kesejahteraan, dan menyerukan penghormatan terhadap wilayah dan peduduk dalam sebuah teritori.
"Kami tadi mengusulkan agar dibuat sebuah task force atau dibuat sebuah contact group yang di situ nanti akan membuat sebuah bangunan kerangka strategi, bangunan kerangka komunikasi, dan bangunan cara-cara menindaklanjuti dari setiap pertemuan-pertemuan yang ada," kata Jokowi.
Menurutnya, negara-negara Islam yang tergabung dalam OKI telah setuju utuk memberikan dukungan penuh agar masalah-masalah yang ada segera bisa diselesaikan secara konkrit melalui step-step yang konkrit.
Jokowi menambahkan seperti dilansir dari laman
setkab.go.id, mestinya konflik-konflik baik antarnegara, baik yang ada di sebuah negara peranan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) harus cepat menengahi, cepat mencarikan solusi, dan cepat memberikan mandat.
[rus]
BERITA TERKAIT: