Parlemen Desak PLN Susun Struktur Biaya Harga Listrik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 16 April 2015, 06:28 WIB
Parlemen Desak PLN Susun Struktur Biaya Harga Listrik
iskan qolba lubis/net
rmol news logo . Komisi VII DPR RI mendesak PT PLN untuk membuat dan menyusun struktur biaya harga listrik secara transparan. Dengan cara iti diharapkan dapat menentukan harga listrik dari sisi struktur cost dan keuntungannya. Pasalnya, selama ini PLN terus mengalami kerugian bahkan mencapai Rp 1,3 triliun.
 
"PLN merupakan perusahaan besar karena itu perlu disusun sistem biaya dan perlu juga dibenahin sistem kekuasaan Direktur PLN yang terlalu besar," ujar Anggota Komisi VII Iskan Qulba Lubis di Jakarta (Kamis, 16/4).
 
Menurutnya, di negara maju seperti AS ketika menentukan harga listrik ada struktur cost yang jelas dan transparan.

"Ini nantinya korupsinya bisa dari kebijakan misalnya, listrik dari Sulawesi di kirim dari Sumatera, padahal ini bisa dibuat lebih murah," jelas anggota Fraksi PKS ini.
 
Iskan menambahkan, Komisi VII juga akan meminta data lengkap bagaimana struktur keuntungan PLN dibandingkan penggunaan valas dari sisi operasionalnya.

"Jika memakai valas berapa kerugiannya. jangan sampai nantinya permainan finansial PLN tetapi dibebankan kepada negara," tukasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA