Presiden Jokowi Jadi Ketua Pengarah Asian Games 2018

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 20 Maret 2015, 07:38 WIB
Presiden Jokowi Jadi Ketua Pengarah Asian Games 2018
jokowi/net
rmol news logo . Pemerintah menyambut antusias penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pesta Olahraga Negara-Negara Asia atau Asian Games 2018.

"Bapak Presiden sangat concern, dan bahkan ini akan dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan kebangsaan kita," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi kepada wartawan seusai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis malam (19/3).

Menurut Menpora, karena pada tahun 1962 saat Indonesia menjadi tuan rumah dipimpin langsung oleh Presiden Soekarno, maka dalam penyelenggaraan Asian Games ke-18 tahun 2018 nanti, akan dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi yang akan bertindak selaku ketua pengarah.

Politisi PKB ini menjelaskan seperti dikutip dari laman Setkab, Presiden Jokowi sangar concern agar penyelenggaraan Asian Games 2018 nanti melibatkan stakeholder olahraga, terutama olahragawan yang pernah membawa harum nama negeri, baik ketika di Olimpiade, Asian Games maupun Sea Games dan bahkan para pelaku olahraga.

"Karenanya, nanti dalam kepanitiaan pengarah, Presiden akan melibatkan banyak olahragawan yang berprestasi seperti halnya tadi disebut Rudi Hartono, Taufik Hidayat, ada juga Susi Susanti, Alan, Darius, Richard Sambera dan beberapa nama lain," jelas Imam seraya menyebutkan, karena itu draft Keputusan Presiden (Keppres) mengenai panitia Asian Games 2018 diperbaiki lagi. Diharapkan, sore nanti draft Keppres sudah bisa difinalkan.

Terkait dengan masalah batas waktu kontrak, menurut Menpora, mestinya tanggal 20 Maret harus harus sudah selesai. Tetapi karena ada concern yang lebih besar dari Presiden terkait keterlibatan stakeholder olahraga yang lain, maka pihaknya akan minta kesempatan untuk beberapa hari dibahas kembali setelah Presiden dari lawatan ke luar negeri, akhir Maret ini. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA