Demikian disampaikan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 18/3). Pernyataan Bahlil ini terkait dengan isi pertemuanya dengan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa kemarin (17/3).
"Pak Presiden sudah mengiyakan dan support 10 pengusaha muda untuk menjadi pengusaha yang tangguh di berbagai sektor," ujar Bahlil Lahadalia.
Bahlil mengatakan, untuk menghadapi persaingan bisnis ke depan, negara ini membutuhkan lebih banyak lagi pengusaha-pengusaha tangguh nasional. Sebab itu, keberpihakan kepada pelaku usaha nasional merupakan kunci sukses agar pengusaha nasional dapat berbicara di negaranya sendiri.
"Tidak akan muncul pengusaha-pengusaha lokal yang tangguh tanpa bantuan dan keberpihakan dari pemerintah. Sebab itu, usul ini langsung disambut Presiden dan beliau menyatakan siap membantu," ungkapnya.
Bahlil mengatakan, dampak dari aksi nyata ini akan memunculkan pengusaha-pengusaha muda yang kuat dalam kurun 20 tahun mendatang.
"Kalau kita belajar pada zaman Orde Baru, di mana waktu itu para tokoh muda akhirnya menjadi pengusaha nasional. Nah, kebijakan ini harus diapresiasi dengan sungguh-sungguh, dan beliau (presiden) sangat respon sekali dengan keberadaan Hipmi," demikian Bahlil.
[ysa]
BERITA TERKAIT: