"Ini juga sejalan serta pernyataan Presiden dalam deklarasi Ayo Kerja dan logo hari kemerdekaan di Sabang Aceh beberapa saat yang lalu, yg menekankan pentingnya gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Gotong royong atau kekeluargaan hanya ada dalam sistem perekonomian Koperasi," kata Wakil Ketua Umum Dekopin, Mohammad Sukri, kepada
Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 12/3).
Pencanangan ini, jelas Sukri, akan dilakukan dalam acara Rapimnas dan Rakernas Dekopin. Acara yang sudah dbuka sejak Rabu kemarin dan akan berakhir Jumat besok itu (13/3) dilaksanakan di Hotel Panghegar Bandung. Dalam acara ini hadir para pimpinan Dekopinda kabupaten/kota se-Indonesia dan Dekopinwil dari 34 Propinsi.
Dekopin, Sukri melanjutkan, berkeyakinan bahwa implementasi Revolusi Mental bidang ekonomi yg akan dilaksanakan Presiden Jokowi akan berpedoman pada Konstitusi Negara yg menyatakan "Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan" yang penjelasannya bangun usaha yang tepat untuk itu adalah Koperasi.
"Semoga saja koperasi benar-benar akan dijadikan alat Revolusi untuk wujudkan demokrasi ekonomi guna kesejahteraan rakyat Indonesia," ungkap Sukri, yang juga pengurus harian DPP Demokrat.
Sukri menambahkan, agenda Rapimnas ini antara lain pengucapan sumpah atau Janji Pimpinan Paripurna Dekopin hasil Munas beberapa waktu lalu. Dan menariknya, kepemimpinan Dekopin periode 2014-2019 ternyata banyak pegiat koperasi yang juga pegiat Parpol antara lain dari Golkar, Demokrat, PDIP, PAN, Gerindra, Nasdem, Hanura, PPP, PKB dan lain-lain.
[ysa]
BERITA TERKAIT: