"Saya akan membuat visum dulu, dan nanti akan melapor ke polisi," sebutnya.
Pengurus Golkar kubu Aburizal Bakrie ini diserang OTK saat mengikuti Rapat Konsolidasi Nasional Partai Golkar bersama Ketua Umum DPP Golkar versi Munas Bali, ARB di Hotel Sahid.
Saat ARB tengah menyampaikan pidato politik di hadapan ratusan DPD Golkar tingkat I dan II. Tiba-tiba terdengar suara benda terjatuh dengan keras dari arah belakang ruang acara. Di situ Ngabalin tengah berhadapan dengan seseorang pria berkaus hitam.
Akhirnya penyusup itu bisa diamankan setelah kader-kader Golkar yang hadir dalam ruangan ikut membantu Ngabalin.
Pasca kejadian, Ngabalin menceritakan bahwa dirinya sebelumnya melakukan dialog siaran langsung di stasiun televisi swasta bersama politisi Golkar kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai. Dalam dialog itu mereka berdebat.
"Dan di saat itu dia mengancam akan menemui saya di Hotel Sahid. Ternyata bukan dia yang datang tapi orang suruhannya. Jadi, itu pasti orangnya Yorrys. Kalau dia gentle seharusnya temui saya langsung, ayo berdialog. Bukan suruh orang main tikam, kita kan sudah tua, tidak elok main fisik," tandas Ngabalin.
[rus]
BERITA TERKAIT: