Karena Zulkifli Hasan dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menjadi jembatan kedua organisasi tersebut. Mengingat Ketua MPR RI itu merupakan warga Muhammadiyah bahkan pernah menjadi Ketua Lembaga Buruh Tani dan Nelayan PW Muhammadiyah DKI Jakarta.
Apalagi, jelang pelaksanaan Kongres di Bali, Zulkifli menyiratkan hal tersebut. Terbukti, dia menemui dua tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin dan Ahmad Syafii Maarif.
"Sebagai organisasi yang lahir dari rahim Muhammadiyah, ini momentum yang tepat bagi PAN merekatkan kembali hubungan tersebut. PAN harus kembali ke ruh Muhammadiyah. Aspirasi dan nilai-nilai Muhammadiyah harus diperjuangkan," ujar Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Politik, Sunanto, (Rabu, 4/3).
Menurutnya, agar hubungan kedua organisasi tersebut semakin erat, sebaiknya Zulkifli Hasan mengangkat kader Muhammadiyah sebagai Sekretaris Jenderal. "Agar PAN tidak menjauh dari ibu kandungnya," ungkapnya.
Apalagi, dia menambahkan, ada banyak kader Muhammadiyah yang aktif di PAN sudah terbukti pengabdian dan prestasinya. Bahkan tak sedikit dari mereka punya jasa besar membesarkan partai berlambang matahari biru tersebut, mulai dari tingkat lokal sampai nasional.
"Tak sulit bagi Ketua Umum DPP PAN untuk menemukan kader Muhammadiyah yang punya kapasitas dan integritas untuk menduduki posisi itu (Sekjen)," tandas peneliti JPPR yang akrab disapa Cak Nanto ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: