
. Wacana Perdana Menteri Australia, Tony Abott, yang mau meminta ganti rugi bantuan yang diberikan Australia kepada Indonesia sangat memalukan.
"Wacana itu sungguh sangat memalukan karena keluar dari seorang perdana menteri," kata anggota DPR dari daerah pemilihan Aceh, Nasir Djamil, beberapa saat lalu (Kamis, 19/1).
Di sejumlah media internasional, Abbot meminta Indonesia untuk mengingat bantuan Australia yang diberikan saat membantu bencana tsunami Aceh. Imbauannya ini diungkapkan agar Indonesia membatalkan eksekusi dua warga negaranya yang terlibat penyelundupan narkoba.
Abbott berharap Indonesia akan membalas kebaikan Australia. Katanya, Ketika Indonesia dilanda tsunami, Australia memberi bantuan senilai 1 miliar dolar.
"Ini sangat serius dan menghina rakyat Aceh," tegas Nasir yang merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: