Jokowi Pantas Pertimbangkan Gusur Tedjo Edhy dari Kabinet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 27 Januari 2015, 05:34 WIB
Jokowi Pantas Pertimbangkan Gusur Tedjo Edhy dari Kabinet
tedjo edhy/net
rmol news logo . Polemik Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) versus Polri merupakan momentum Presiden Joko Widodo untuk membersihkan dan membenahi KPK dan Polri dari oknum-oknum bermasalah.

Demikian disampaikan Koordinator Nasional Jaringan Duta Joko Widodo, Joanes Joko, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 27/1).

"KPK dan Polri merupakan tiang utama institusi penegakan hukum maka tidak pada tempatnya bila permasalahan oknum-oknum justru malah menarik kedua institusi tersebut dalam polemik yang berkepanjangan," tegas Joanes.

Joanes menegaskan, ia juga sangat menyayangkan pernyataan Menkopolhukam Tedjo Edhy, yang menyebut pendukung KPK sebagai rakyat tidak jelas. Sebagai pembantu Presiden, jelas justru Tedjo tidak memahami semangat Nawacita.

"Untuk itu kami mendukung Presiden untuk mempertimbangkan pergantian para aparatur negara dan pembantu-pembantu presiden yang tidak memahami semangat Nawacita dan Trisakti," demikian Joanes. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA