Demikian disampaikan Koordinator Nasional Jaringan Duta Joko Widodo, Joanes Joko, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 27/1).
Sejatinya, lanjut Joanes, kepentingan partai dan golongan selesai ketika berhadapan dengan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Dan saatnya kini memberi kesempatan kepada Jokowi untuk memilih dan memutuskan sesuai aspirasi dan suara rakyat.
"Untuk itu jangan ganggu Presiden!" tegas Joanes, sambil menekankan bahwa ia mendukung sikap Jokowi yang hanya taat pada konstitusi dan kehendak rakyat.
Joanes menambahkan bahwa Nawacita Jokowi lahir dari suara dan aspirasi rakyat. dalam Nawacita tergambar kehendak rakyat yang mau penegak hukumnya bersih, melayani, tidak korupsi, tidak merekayasa kasus dan tidak sewenang-wenang untuk kepentingan kelompok dan golongan tertentu.
[ysa]
BERITA TERKAIT: