LAPORAN DARI EKUADOR

Negara-negara Asia Pasifik Punya Tanggung Jawab Moral Hargai Warisan Budaya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 14 Januari 2015, 14:52 WIB
Negara-negara Asia Pasifik Punya Tanggung Jawab Moral Hargai Warisan Budaya
abdul kadir karding
rmol news logo . Negara-negara di Asia Pasifik memiliki sejumlah besar peradaban kuno. Dengan warisan sejumlah besar tempat-tempat ibadah bersejarah, situs-situs tradisional dan obyek-obyek budaya, maka negara-negara di Asia Pasifik memiliki tanggung jawab moral untuk melestarikan dan menghargai warisan-warisan budaya tersebut.

Demikian disampaikan anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI, Abdul Kadir Karding, dalam Sidang Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) ke-23 di Quito, Ekuador (Selasa, 13/1).

Karding menegaskan, kekayaan warisan budaya Indonesia adalah asset nasional dan kebanggan nasional. Karena itu Indonesia menghargai kerja sama yang baik dengan The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) dalam mempromosikan dan melestarikan warisan budaya dunia.

"Dan saat ini, ada tujuh warisan budaya bukan benda dan delapan warisan budaya dan alam Indonesia yang terdaftar di Unesco seperti Candi Borobudur, Taman Nasional Komodo, Candi Prambanan, Taman Nasional Ujung Kulon, dan Warisan Hutan Curah Hujan Tropis Sumatera," jelas Karding.

Indonesia, lanjut Karding, terus berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya dan alamnya dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan menggalang partisipasi masyarakat. Untuk melindungi warisan dan budayanya, Indonesia juga berketetapan untuk melindungi situs-situs tersebut dengan UU situs strategis nasional.

"Kami juga mengemban tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi warisan budaya dari ancaman pencurian, penggalian tanah tanpa izin, dan eskpor terlarang," demikian Karding. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA