Fadli Zon: Siapapun yang Jadi Kapolri, Jangan Jadikan Polisi sebagai Alat Politik!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 12 Januari 2015, 17:14 WIB
Fadli Zon: Siapapun yang Jadi Kapolri, Jangan Jadikan Polisi sebagai Alat Politik<i>!</i>
fadli zon/net
rmol news logo . Jabatan di Polri adalah jabatan penegakan hukum. Karena itu, Polri jangan menjadi alat pemerintah dan apalagi menjadi alat politik.

"Kita mau Polri jadi alat penegakan hukum tanpa pandang bulu," kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, kepada Kantor Berita Politik RMOL di Quito, Ekuador (Senin, 12/1).

Pernyataan Fadli ini terkait dengan pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo. Fadli mengingatkan, publik menanti peran polisi yang bisa lebih baik lagi.

Karena itu, lanjut Fadli, perlu ada reformasi di dalam tubuh polisi terkait dengan persoalan citra, yang selama ini dianggap kurang baik oleh masyarakat. Namun di saat yang sama, Polri juga harus pro-aktif melakukan reformasi internal.

"Sehingga ke depan, tidak ada lagi yang dirasakan kurang baik oleh masyarakat, dari mulai hal-hal kecil seperti tilang atau masalah jual beli perkara," ungkap Fadli Zon, yang berada di Quito untuk menghadiri sidang Asia Pacific Parliamentery Forum (APPF) ke-23.

"Siapapun yang menjadi Kapolri, ini menjadi tantangan untuk memperbaiki citra Polri," sambung Fadli Zon. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA